Puisi Kembali Pulang

Puisi Kembali Pulang

kumpulanperibahasa.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Puisi Kembali Pulang. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Puisi Kembali Pulang

Sirnalah sudah sirna sebuah mimpi

Tergerus oleh waktu aku tak bisa melawan

Terlalu lemah untuk kami yang tak mendapat jatah cipratan Qarun menyimpan petaka

Semua bilang sistem berkeadilan, semua sama rasa sama rata

Hari ini ia kembali pulang, setelah mengembara membuktikan sebuah keyakinan

Bumi yang adil, bumi yang penyayang

212 bangsal tempat iya berpulang, menahan pedih tanpa dolar peringan

Dia keras kepala, kepala batu dengan jeruji besi melingkar kataku

Aku mengingatkan ketika suaraku tidak lagi merdu

Baca Juga : Puisi Buket Bunga Pernikahan

Kebaikan yang kau anggap sumber kehidupan akan membunuhmu

Rasa welas tidak ada untuk kita yang tidak memiliki sepanci beras

212 yang tertulis di mana pun akan tetap menyakitkan

Mengingatkan pada suara lemah penebar benih kebaikan

Kita yang tidak menanam tidak akan perah mencicipi buahnya, katamu

Related posts