Kumpulan Puisi Senja

Kumpulan Puisi Senja

kumpulanperibahasa.web.id Buat kalian penikmat senja yang masih suka selow mellow dan suka meratapi kehidupan yang penuh masalah,sambil ngopi dan minum kopi,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kumpulan Puisi Senja. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kumpulan Puisi Senja

Caraku Mencintaimu
Dengarlah senja, caraku mencintaimu bukan dengan cara menyatakan I Love You
Kemudian datang untuk mengucap I Miss You
Bukan seperti itu senja, caraku mencintaimu yaitu bagaimana caranya aku menjagamu
Terutama menjaga cintaku kepada Rabb
Memang tak seperti lelaki yang lain

Yang dengan maunya datang memberi bunga
Ya, aku tidak seperti itu
Perlu kau tahu, setumpuk doa lebih jujur untuk menyatakan cinta
Bukan sekedar datang lalu menggenggam, padahal belum halal
Senja, memilih untuk menghilang, memilih untuk tidak memberi kabar
Jauh lebih menantang daripada pergi secara diam-diam

Pelampiasan
Aku tak berani menyakiti hati orang lain demi melampiaskan semua amarahku
Aku hanya ingin menanti senja sebagai pelampiasan
Karena hanya dengan memandang senja, masalahku hampir terselesaikan
Entah apa yang membuatku kecewa kepadamu hingga aku harus mencari pelampiasan

Mungkin kamu adalah orang yang didatangkan oleh tuhan untuk menguji perasaanku
Aku mencoba berpikir mengapa semua ini terjadi
Ah sudahlah, saat ini aku hanya ingin bersama senja
Hanya senja yang bisa membuatku melupakan segalanya
Aku berharap senja bisa datang kembali besok sore dan seterusnya

Senja Membawa Kenangan
Suatu masa aku dan kau pernah saling menyulam jari
Mencoba merangkai janji disaksikan langit yang sedang bertransisi
Mungkin itu sebabnya setiap memandang senja ada senyum indahmu disana
Pagi hari aku mencoba merindukanmu

Siang hari aku mencoba melupakanmu
Tetapi saat senja datang kau kembali menghantui pikiranku
Hingga malam datang kenangan tentangmu masih tersimpan dalam benakku
Bukan menjadi salah senja
Tetapi salahku yang terlalu mengharapkan sosokmu

Senja Yang Tak Kunjung Datang
Setiap sore akan tiba, aku selalu berlarian menuju tempat tinggi untuk melihat keindahan
Hampir semua sore aku lewati dengan memandang keindahan warna cerahmu
Tapi sore ini terlihat biasa saja
Bahkan sinar jingga yang biasa kau berikan kini hanya sebuah hamparan langit gelap

Mungkin belum saatnya senja tiba
Aku terus menunggu kedatanganmu
Waktu terus berputar dan aku belum menemukan tanda kehadiranmu
Hingga akhirnya langit menjadi gelap gulita
Ternyata kau tidak hadir pada sore itu

Kamu Dan Senja
Mungkin hanya ada beberapa orang yang menyukai senja
Termasuk aku, kamu dan mungkin juga dia
Sebab, di waktu senja aku bisa melihat bentuk keindahan
Kehadirannya yang membuat ketenangan dan kepergiannya yang selalu membuat kerinduan
Ketika senja mulai meninggalkan, aku takkan lagi melihat bentuk keindahan

Dan ketika jingga pergi sang senjapun sudah tidak begitu berarti
Terkadang akupun harus belajar mengikhlaskan
Ketika senja harus pergi karena malam akan datang
Kamu, seperti senja
Ada, namun tak begitu lama

Senja Di Pelabuhan
Deru ombak yang menghantam bebatuan
Suara bisikan angin yang memecahkan suasana pilu
Terlebih lagi ada cahaya indah di hadapanku
Ya, itu yang dinamakan dengan senja

Senja sangatlah hebat karena mampu menghilangkan rasa gundah di hati
Aku tidak lagi merasa sepi dan terpuruk dalam kesedihan
Senja sore ini berhasil membuatku tersenyum
Menghangatkan suasana layaknya berada di dalam pelukan

Senja Di Awal Januari
Apa yang paling disukai setelah pergantian tahun?
Yakni senja dengan warna jingga yang cerah
Warna yang menggambarkan ketenangan dan kenyamanan
Pergantian sore ke malam hari diiringi dengan hal yang menakjubkan

Begitu besar kuasa tuhan mampu membuat bahagia manusia dengan cara sederhana
Langit yang luas dengan hamparan warna jingga yang membuatku terkesan
Ternyata sebagian jiwaku adalah sebuah warna agar lebih berarti

Seperti Senja
Aku ingin seperti senja yang menampakkan kebahagiaan
Banyak orang yang menanti kehadiran senja
Begitulah gambaran mengapa aku ingin menjadi senja

Meskipun terkadang senja diabaikan tapi senja tetap menampakkan raut kebahagiaan
Seperti itulah aku yang ingin tetap bahagia dihadapan orang
Walaupun diabaikan oleh orang-orang

Tentang Perubahan
Rintik hujan yang jatuh dari langit
Suara kicauan burung yang semakin melirih
Mata yang semakin sayu memandang sekeliling
Warna jingga pada langit perlahan berubah menjadi gelap

Semua perubahan itu menandakan bahwa tidak ada sesuatu hal yang kekal
Sama sepertimu yang perlahan mulai meninggalkan luka dalam hatiku
Entah kesalahan apa yang aku berbuat hingga kamu sama seperti senja
Sudahlah jangan mengingat kenang terlalu dalam
Lebih baik obati luka pada hati

Baca Juga : Cerpen Bertemu Dalam Senja

Indah, namun begitu cepat sekali kau ingkar
Ketika hari berganti malam, aku tersadar kau hanya meninggalkan kenangan
Ketika senja tenggelam, ada rindu yang ku simpan untuk nanti aku sampaikan kepada tuhan
Bahwa senja selalu aku nantikan

Senja Menjawab
Bagiku di waktu senja adalah waktu yang tepat untuk mengadu hari
Merenung untuk sedikit introspeksi diri
Di waktu itulah banyak orang yang merasakan rindu yang teramat dalam
Di waktu senja juga banyak orang yang bahkan sempat meneteskan air matanya

Walaupun senja tidak bisa berbicara, tapi dia menjawab dengan warna jingga cerah yang menandakan kebahagiaan
Senja meminta kita untuk tetap tersenyum walau duri hingga tombak menusuk ke relung hati
Begitulah cara senja menjawab aduan kita

Senja, Tolong Aku
Senja, bolehkah sejenak aku berbicara kepadamu
Tentang segala kalut yang bebal memenuhi relung hatiku
Ini bukan lagi tentang siapa yang berat menjalani hidup
Tapi, entahlah mungkin ada ruang yang kau sematkan untukku
Senja, tak pernah ku dengar kisah lalumu menyeringai pedih tanpa menyisakan perih

Sepertinya hadirmu tetap disukai mereka yang menyukai redupnya perantara sore dan malam
Hadirmu tetap dinanti oleh mereka sampai rela mendaki bukit demi mendapatkan salam indahmu
Senja, aku ingin disapa olehmu tanpa harus bersusah payah mengejarmu
Ataukah hanya pejuang senja yang mendapatkan sapaanmu
Mengapa aku tak berjuang mengejar keindahanmu?

Aku tahu tentangmu, membawa keindahan tetapi tetap saja kau harus meninggalkanku di kala malam gelap telah tiba
Senja, tolong beritahu aku
Apa saja di dunia ini yang tak pernah berpisah dan tak pernah meninggalkan luka
Senja, kau telah mengajariku bahwa yang indah tidak selamanya bersama