Contoh Peribahasa Pepatah

Contoh Peribahasa Pepatah

kumpulanperibahasa.web.id – Contoh Peribahasa Pepatah, jenis peribahasa yang mengandung nasehat yang berasal dari orang tua.

Pepatah merupakan jenis peribahasa yang berisi nasihat atau ajaran dari orang tua-tua. Pengertian pepatah adalah pribahasa yang mengandung nasihat atau ajaran dari orang-orang tua (biasanya dipakai atau diucapkan untuk mematahkan lawan bicara).

Baca juga : Contoh Peribahasa Bidal

Contoh peribahasa pepatah:

  1. Genggam bara api biar menjadi arang : lakukan sesuatu dengan dengan kesabaran agar mendapatkan hasil yang maksimal.
  2. Air pun ada pasang surutnya : kehidupan senantiasa berubah.
  3. Asam di gunung, garam di laut, bertemu di belanga : pria dan wanita bila sudah berjodoh pasti akan bertemu meski jaraknya berjauhan.
  4. Baik mata di rantau orang, jangan sampai berbuat salah : saat berada di perantauan, jagalah selalu menjaga sikap dan perilaku dengan baik.
  5. Kini tanggungkanlah badan, hati, dan mata punya ulah : diri sendirilah yang harus mempertanggungjawabkan semua yang telah diperbuat.
  6. Buat baik berpada-pada, buat salah jangan sekali : jangan berbuat baik terlalu berlebihan, tetapi jangan pula berbuat salah.
  7. Yang baik-baik dipegang mati, yang buruk-buruk dibuang jauh : sikap baik dipertahankan, sikap buruk ditinggalkan.
  8. Berbaik-baik sesama umat, berpatut-patut sesama makhluk : setiap manusia janganlah saling menyombongkan diri, karena dihadapan Tuhan semuanya sama saja.
  9. Dibalik balik, ditelungkup ditelentang : sebuah keputusan yang harus dipertimbangkan dengan matang.
  10. Bangkai gajah, bolehkah ditudung nyiru? : kejahatan besar tidak mungkin dapat ditutup-tutupi.
  11. Batang kayu di hutan tak sama tinggi, sedangkan kayu di rimba bertinggi rendah : nasib setiap orang tidaklah selalu sama.
  12. Sungguhpun batang merdeka, ingat pucuk akan terhempas : janganlah kita terlena karena kesenangan sesaat, tetapi kita juga harus waspada akan bahaya yang bisa datang kapan saja.
  13. Sepandai-pandainya membungkus, yang busuk akan tercium juga : meski disimpan serapat apapun, sesuatu yang tidak baik pasti terungkap juga pada akhirnya.
  14. Bayang-bayang sepanjang badan : cita-cita dan keinginan hendaknya haus sesuai dengan kemampuan diri.
  15. Seberat-berat badan, namun untung dilupakan jangan : seberat apapun cobaan yang dialami, janganlah cepat menyerah, karena selalu ada hikmah dibaliknya.
  16. Belakang parang pun jika diasah akan tajam juga : orang bodoh, asal mau belajar pasti akan menjadi pintar juga.
  17. Sehari selelmbar benang, lama-lama jadilah selembar kain : suatu pekerjaan yang dikerjakan dengan tekun dan sabar, akan memberi hasil yang memuaskan.
  18. Seperti menegakkan benang basah : suatu pekerjaan yang mustahil pasti dapat dikerjakan juga.
  19. Benih yang baikbtak memilih tanah : orang yang memang bersifat baik, akan tetap baik di manapun ia berada.
  20. Berani menjual berani membeli : berani berbuat harus berani bertanggung jawab.
  21. Putus benang dapat disambung, putus cinta apalah daya : perasaan sedih karena asmara biasanya akan sulit disembuhkan.
  22. Benang jangan terputus, tepung jangan terserak : menyelesaikan suatu persoalan hendaknya dilakukan dengan penuh perhitungan dan kebijaksanaan.
  23. Menarik parang dengan berani, menarik kerja dengan usaha : jika ingin berhasil dalam bekerja, lakukanlah dengan sabar dan sepenuh hati.
  24. Kalau lebih beri memberi, kalau kurang tambah menambah : hidup itu harus saling tolong menolong.
  25. Seberat-berat mata memandang, berat jua bahu memikul : seberat apapun penderitaan bagi orang yang melihatnya, tetap lebih berat bagi yang sedang mengalaminya.

Related posts

Leave a Comment