Arti kata pepatah atau peribahasa

Arti kata pepatah atau peribahasa

Kumpulanperibahasa.web.id – Kali ini kita akan membahas mengenai arti dari kata pepatah atau peribahasa dan juga beberapa contoh peribahasa yang telah kami kumpulkan. Yuk langsung aja kita simak dibawah ini,

Peribahasa atau pepatah adalah kelompok kata yang mempunyai susunan yang tetap dan mengandung pengertian tertentu.

Beberapa peribahasa merupakan perumpamaan yaitu perbandingan makna yang sangat jelas karena didahului oleh kata-kata “bagai”, “umpama”, “seolah-olah”, “bak”, “ibarat”, “seperti”, “laksana” dan “macam”.

Berikut ini adalah kumpulan kata kata pepatah beserta arti atau maknanya.

“Ada asap ada api”

Arti: Suatu kejadian pasti ada penyebabnya.

“Ada gula ada semut”

Arti: Orang-orang akan selalu memilih untuk mendekati orang yang dianggap menguntungkan bagi dirinya.

“Ada udang di balik batu”

Arti: Ada maksud tersembunyi dari sesuatu yang telah diperbuat.

“Air beriak tanda tak dalam”

Arti: Berita yang terlalu deras biasanya justru tidak tahu pasti tentang inti permasalahannya.

“Air susu dibalas dengan air tuba”

Arti: Perbuatan baik dibalas dengan perbuatan yang buruk.

“Air tenang menghanyutkan”

Arti: Jangan terlalu meremehkan orang yang pendiam, karena bisa saja justru orang tersebut mempunyai potensi yang besar dan tak terduga.

Baca Juga : Beberapa Manfaat Menulis Puisi yang Sangat Bagus

“Ala bisa karena biasa”

Arti: Sebuah kegiatan yang dipraktekkan secara terus menerus, akan bisa menjadi mahir.

“Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu”

Arti: Lakukan sesuatu yang dianggap baik, jangan mendengarkan hujatan, kritikan atau cibiran dari orang-orang yang hanya suka berkomentar.

“Badai makan anak”

Arti: Ayah yang sampai hati untuk membuah anaknya sendiri karena takut kebesarannya akan hilang.

“Bagai air di daun talas”

Arti: Orang yang tidak mempunyai pendirian yang tetap dan suka plin-plan.

“Bagai makan buah simalakama”

Arti: Dua kondisi yang membingungkan untuk dipilih, pilih yang mana saja pasti akan rugi.

“Bagai mendapat durian runtuh”

Arti: Mendapatkan sebuah keberuntungan yang tak terhingga.

“Bagai pungguk merindukan bulan”

Arti: Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi.

“Bagai telur diujung tanduk”

Arti: Sebuah kondisi yang sangat sulit, jika salah langkah sedikit saja, akan gagal atau hancur.

“Bagai padi berisi yang merunduk”

Arti: Orang yang tinggi intelektualnya cenderung akan rendah hati.

“Besar pasak dari pada tiang”

Arti: Pengeluaran keuangan lebih besar dari pada penghasilan.

“Berdiang di abu angin”

Arti: Mengharapkan pertolongan kepada yang lemah.

“Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”

Arti: Rela untuk bersusah payah terlebih dahulu untuk mendapatkan kebahagiaan atau keberuntungan di kemudian hari.

“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”

Arti: Siasat untuk menghadapi sebuah beban atau masalah dengan cara bekerja sama secara team work.

Related posts