10 Peribahasa dan Pengertiannya

10 Peribahasa dan Pengertiannya

kumpulanperibahasa.web.id – 10 Peribahasa dan Pengertiannya, Peribahasa-peribahasa di bawah ini merupakan sebagian kecil dari ribuan peribahasa di Indonesia.

Berikut ini peribahasa-peribahasa yang sering muncul digunakan dalam soal-soal bahasa Indonesia yang kami sadur dari laman Badan Bahasa Kemendikbud.

Baca juga : Contoh Peribahasa Pameo

“Kalau tiada senapang, baik berjalan lapang.”

Artinya jika tidak bersenjata atau tidak bertenaga, sebaiknya mengalah.

“Untung bagaikan roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas.”

Artinya keberuntungan atau nasib manusia tiada tetap, kadang di bawah dan kadang di atas.

“Makan hati berulam rasa.”

Artinya menderita karena perbuatan orang yang kita sayang.

“Menanti-nanti bagaikan bersuamikan raja.”

Artinya menantikan bantuan dari orang yang tidak dapat memberikan bantuan

“Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan.”

Artinya perundingan yang baik jangan disia-siakan, tetapi hendaknya dipikirkan secara mendalam

“Menghela lembu dengan tali, menghela manusia dengan kata.”

Artinya segala pekerjaan harus dilakukan menurut tata cara aturannya masing-masing.

“Terlalu aru berpelanting, kurang aru berpelanting.”

Artinya segala sesuatu yang berlebihan atau kurang akan berakibat kurang baik

“Di mana kayu bengkok, di sana musang mengintai.”

Artinya orang yang sedang lengah mudah dimanfaatkan oleh musuhnya.

“Sehari selembar benar, setahun selembar kain.”

Artinya suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik.

“Jangan disesar gunung berlari, hilang kabut tampaklah dia.”

Artinya hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar tidak perlu tergesa-gesa.

Related posts